Workshop Kampus Bebas Adiksi: Kampanye Kesehatan Mental Digital dan Pencegahan Judi Online yang diselenggarakan oleh UPA Bimbingan dan Konseling Universitas Tadulako



Palu, 22 Oktober 2026 — Unit Penunjang Akademik (UPA) Bimbingan dan Konseling Universitas Tadulako (Untad) menggelar Workshop Kampus Bebas Adiksi: Kampanye Kesehatan Mental Digital dan Pencegahan Judi Online pada Kamis (22/10/2026). Kegiatan ini diselenggarakan sebagai langkah responsif dan promotif dalam membentegi mahasiswa dari ancaman kecanduan digital serta maraknya bahaya judi online yang berpotensi merusak masa depan akademik dan kesejahteraan mental generasi muda.
Workshop yang dihadiri oleh ratusan mahasiswa dari berbagai fakultas di lingkungan Universitas Tadulako ini menghadirkan tiga narasumber lintas sektor untuk memberikan pemahaman secara komprehensif, mulai dari aspek hukum, psikologis, hingga literasi keuangan:
- Kompol dr. Frengki Jefri Rey, S.H., S.Pd., M.H., mengupas tuntas dari sudut pandang penegakan hukum dan implikasi yuridis adiksi digital serta judi online. Beliau menekankan pentingnya kesadaran hukum bagi mahasiswa agar tidak terjebak dalam lingkaran tindak pidana siber maupun dampak sosial-kemasyarakatan yang ditimbulkannya.
- Verren Priscilla, M.Psi., Psikolog, memaparkan materi terkait dampaknya terhadap kesehatan mental. Beliau menjelaskan dinamika psikologis di balik adiksi digital dan kecanduan judi, serta memberikan strategi praktis bagi mahasiswa untuk menjaga kesehatan mental, mengelola stres, dan membangun mekanisme pertahanan diri (coping mechanism) yang sehat di era serba digital.
- Aliani Putra, selaku Asisten Manager Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tengah, memberikan edukasi dari perspektif literasi dan keandalan finansial. Beliau memaparkan bahaya finansial dari praktik judi online dan pinjaman online ilegal, sekaligus mengajak mahasiswa untuk lebih bijak dalam mengelola keuangan serta mengenali risiko kejahatan keuangan digital.
Melalui penyelenggaraan workshop ini, UPA Bimbingan dan Konseling Universitas Tadulako berharap dapat mewujudkan lingkungan kampus yang sehat, aman, dan kondusif. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu mencetak mahasiswa yang cerdas digital, memiliki ketahanan mental yang kuat, serta terbebas dari segala bentuk adiksi yang merugikan.



















