UPA BK Untad Gelar Workshop “Smart Student” untuk Perkuat Karakter Unggul Mahasiswa Berkebutuhan Khusus
Palu, 3 November 2025 – Unit Penunjang Akademik Bimbingan dan Konseling (UPA BK) Universitas Tadulako (Untad) menyelenggarakan kegiatan Workshop bertajuk “Smart Student: Membangun Karakter Unggul dan Adaptif Tadulako Muda bagi Mahasiswa Berkebutuhan Khusus” pada Selasa (03/11/2025) bertempat di Gedung UPA BK Untad.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Kepala UPA BK Untad, Drs. Muhammad Marzuki, M.Si. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya pendampingan serta penyediaan ruang inklusif bagi seluruh mahasiswa di lingkungan Universitas Tadulako agar mampu berkembang dan beradaptasi secara optimal di era perguruan tinggi.
Workshop ini menghadirkan dua orang narasumber ahli di bidangnya, yaitu:
Eka Hertisyahrani, S.Psi., M.Psi., Psikolog yang membawakan materi terkait penguatan mental, adaptasi diri, serta pengembangan karakter positif bagi mahasiswa.
dr. Johannes DIU Hutapea, Sp.KFR., M.Ked.Klin. yang memberikan pandangan serta wawasan mendalam dari perspektif kedokteran fisik dan rehabilitasi medis.
Peserta kegiatan ini berfokus pada mahasiswa berkebutuhan khusus yang berasal dari tiga fakultas di lingkungan Universitas Tadulako, yakni Fakultas Kehutanan (Fahutan), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), dan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).
Melalui penyelenggaraan workshop ini, UPA BK Untad berharap para mahasiswa berkebutuhan khusus dapat semakin percaya diri, memiliki daya adaptasi yang tinggi, serta tumbuh menjadi Tadulako Muda yang berkarakter unggul dan berprestasi di bangku perkuliahan.
Palu, 22 Oktober 2026 — Unit Penunjang Akademik (UPA) Bimbingan dan Konseling Universitas Tadulako (Untad) menggelar Workshop Kampus Bebas Adiksi: Kampanye Kesehatan Mental Digital dan Pencegahan Judi Online pada Kamis (22/10/2026). Kegiatan ini diselenggarakan sebagai langkah responsif dan promotif dalam membentegi mahasiswa dari ancaman kecanduan digital serta maraknya bahaya judi online yang berpotensi merusak masa depan akademik dan kesejahteraan mental generasi muda.
Workshop yang dihadiri oleh ratusan mahasiswa dari berbagai fakultas di lingkungan Universitas Tadulako ini menghadirkan tiga narasumber lintas sektor untuk memberikan pemahaman secara komprehensif, mulai dari aspek hukum, psikologis, hingga literasi keuangan:
Kompol dr. Frengki Jefri Rey, S.H., S.Pd., M.H., mengupas tuntas dari sudut pandang penegakan hukum dan implikasi yuridis adiksi digital serta judi online. Beliau menekankan pentingnya kesadaran hukum bagi mahasiswa agar tidak terjebak dalam lingkaran tindak pidana siber maupun dampak sosial-kemasyarakatan yang ditimbulkannya.
Verren Priscilla, M.Psi., Psikolog, memaparkan materi terkait dampaknya terhadap kesehatan mental. Beliau menjelaskan dinamika psikologis di balik adiksi digital dan kecanduan judi, serta memberikan strategi praktis bagi mahasiswa untuk menjaga kesehatan mental, mengelola stres, dan membangun mekanisme pertahanan diri (coping mechanism) yang sehat di era serba digital.
Aliani Putra, selaku Asisten Manager Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tengah, memberikan edukasi dari perspektif literasi dan keandalan finansial. Beliau memaparkan bahaya finansial dari praktik judi online dan pinjaman online ilegal, sekaligus mengajak mahasiswa untuk lebih bijak dalam mengelola keuangan serta mengenali risiko kejahatan keuangan digital.
Melalui penyelenggaraan workshop ini, UPA Bimbingan dan Konseling Universitas Tadulako berharap dapat mewujudkan lingkungan kampus yang sehat, aman, dan kondusif. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu mencetak mahasiswa yang cerdas digital, memiliki ketahanan mental yang kuat, serta terbebas dari segala bentuk adiksi yang merugikan.
UPA BK UNTAD Gelar Workshop Kesehatan Mental: Bekali Tendik Strategi Atasi Burnout di Tempat Kerja
PALU – Unit Penunjang Akademik Bimbingan dan Konseling Universitas Tadulako (UPA BK UNTAD) menggelar Workshop Kesehatan Mental bertajuk “Menjaga Kesehatan Mental di Ruang Kerja: Strategi Efektif Mengatasi Kejenuhan (Burnout)” pada Kamis (08/10/2026). Kegiatan yang berlangsung di Conference Room Lantai 2 Media Center UNTAD ini ditujukan khusus bagi para Tenaga Kependidikan (Tendik) di lingkungan Universitas Tadulako.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala UPA BK UNTAD. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara produktivitas kerja dan kesejahteraan mental. Peran Tendik yang sangat vital dalam mendukung operasional universitas kerap dihadapkan pada tekanan kerja yang tinggi, sehingga keterampilan mengelola stres dan mencegah burnout menjadi kebutuhan yang sangat penting.
Untuk memberikan pemahaman komprehensif, workshop ini menghadirkan dua narasumber ahli di bidang psikologi, yaitu Oktaviani Evelyn Balebu, M.Psi., Psikolog dan Dellia Putri Reunita, S.Psi.
Dalam pemaparannya, para narasumber membagikan berbagai strategi praktis dan efektif untuk mengenali gejala awal burnout, mengelola beban kerja secara psikologis, serta membangun lingkungan kerja yang sehat dan saling mendukung. Para peserta yang terdiri dari Tenaga Kependidikan dari berbagai unit dan fakultas di lingkungan UNTAD tampak antusias mengikuti pemaparan materi hingga sesi diskusi interaktif.
Melalui penyelenggaraan workshop ini, UPA BK UNTAD berharap para Tendik tidak hanya memiliki ketahanan mental (mental resilience) yang lebih baik dalam menghadapi tantangan pekerjaan, tetapi juga mampu menciptakan suasana kerja yang kondusif dan harmonis demi mendukung kemajuan Universitas Tadulako.
UPA BK UNTAD Gelar Talkshow Interaktif: “Berdamai dengan Racial dan Ethnic Microaggression di Lingkungan Kampus”
PALU – Unit Penunjang Akademik Bimbingan dan Konseling (UPA BK) Universitas Tadulako (UNTAD) sukses menyelenggarakan kegiatan Talkshow Interaktif mengusung tema “Berdamai dengan Racial dan Ethnic Microaggression di Lingkungan Kampus” pada Senin, 5 Oktober 2026. Kegiatan yang bertempat di Conference Room Media Center Lantai 2 Kampus UNTAD ini dilaksanakan sebagai bentuk komitmen civitas akademika dalam menciptakan lingkungan perguruan tinggi yang inklusif, aman, dan bebas dari diskriminasi implisit.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala UPA BK UNTAD. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya kesadaran kolektif terhadap bentuk-bentuk mikroagresi berbasis ras dan etnis yang sering kali terjadi tanpa disadari dalam interaksi sehari-hari. Pemahaman ini dinilai krusial untuk menjaga kesehatan mental serta keharmonisan di tengah keberagaman budaya warga kampus.
Talkshow interaktif ini menghadirkan narasumber Prof. Dr. Ir. Zainal Abidin, yang memberikan pemaparan komprehensif mengenai konsep racial and ethnic microaggression, dampaknya terhadap dinamika sosial psikologis di perguruan tinggi, serta langkah-langkah praktis dan edukatif untuk menyikapi serta meredam potensi konflik tersebut.
Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dan dihadiri oleh jajaran dosen, tenaga kependidikan (tendik), serta mahasiswa dari berbagai fakultas di lingkungan UNTAD. Melalui sesi diskusi interaktif, para peserta aktif berbagi pandangan dan pengalaman, menciptakan ruang dialog yang konstruktif demi mewujudkan iklim kampus UNTAD yang saling menghargai dan menjunjung tinggi nilai-nilai keberagaman.
UPA BK UNTAD Gelar Kegiatan Mitigasi Risiko Konflik Antara Mahasiswa, Dosen, dan Tendik
Palu, 22 September 2026 — Unit Penunjang Akademik Bimbingan dan Konseling Universitas Tadulako (UPA BK Untad) menggelar kegiatan bertajuk “Mitigasi Risiko Konflik Antara Mahasiswa, Dosen, dan Tenaga Kependidikan (Tendik)”. Acara ini berlangsung di Conference Room lantai 2 Media Center Universitas Tadulako, Selasa (22/9).
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala UPA BK Untad, Drs. Muhammad Marzuki, M.Si. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya membangun lingkungan kampus yang kondusif, harmonis, serta saling menghargai antarelemen civitas akademika demi terciptanya proses pembelajaran yang efektif dan minim potensi gesekan sosial.
“Pencegahan dan pemetaan potensi konflik merupakan langkah krusial dalam menciptakan iklim akademik yang sehat di lingkungan Universitas Tadulako,” tegas Drs. Muhammad Marzuki, M.Si.
Untuk membedah persoalan serta merumuskan langkah preventif yang konkret, forum ini menghadirkan dua narasumber:
Dr. H. Hilal Malarangan, M.H.I.
Drs. Muhammad Tasrif Siara
Kegiatan diikuti oleh puluhan peserta yang terdiri dari perwakilan dosen, tenaga kependidikan (tendik), dan mahasiswa. Kehadiran tiga elemen utama civitas akademika ini bertujuan untuk membangun ruang dialog terbuka, memperkuat komunikasi antarlini, serta menyamakan persepsi terkait penyelesaian masalah di lingkup kampus secara bijak dan proporsional.
Melalui kegiatan mitigasi ini, diharapkan seluruh komponen kampus dapat mendeteksi serta meredam potensi konflik sedini mungkin, sehingga suasana akademik Universitas Tadulako tetap kondusif, aman, dan berintegritas.
Bagi sebagian besar mahasiswa yang baru menginjakkan kaki di Kampus Bumi Tadulako, Tondo, sudut-sudut bangunan Universitas Tadulako (UNTAD) menyimpan cerita dan fasilitasnya masing-masing. Di antara deretan gedung perkuliahan yang sibuk dengan lalu lalang mahasiswa, ada satu tempat yang menyimpan kehangatan tersendiri: Unit Penunjang Akademik (UPA) Bimbingan dan Konseling UNTAD.
Namun, pernahkah kamu bertanya-tanya, bagaimana seluk-beluk berdirinya unit ini dan apa saja cerita di balik perannya bagi dinamika kampus?
Sebuah Ruang Aman yang Terus Bertumbuh
Perjalanan UPA Bimbingan dan Konseling di UNTAD tidak lahir begitu saja. Berawal dari kebutuhan mendasar akan wadah yang mampu menampung riak-riak permasalahan mahasiswa—mulai dari culture shock, adaptasi akademik, hingga dinamika personal—layanan ini dibentuk untuk memastikan bahwa tidak ada civitas akademika yang berjuang sendirian.
Seiring berjalannya waktu dan transformasi tata kelola perguruan tinggi, unit ini bertransformasi menjadi Unit Penunjang Akademik (UPA). Perubahan ini bukan sekadar pergantian nama, melainkan perluasan peran. UPA Bimbingan dan Konseling kini hadir tidak hanya sebagai tempat “penanganan masalah”, tetapi sebagai pusat pendampingan dan pengembangan diri yang holistik bagi mahasiswa, dosen, hingga tenaga kependidikan (tendik).
Ruangan yang dahulunya mungkin dipersepsikan secara kaku, kini disulap menjadi safe space (ruang aman) yang ramah, rahasia, dan terbuka bagi siapa saja yang membutuhkan teman diskusi.
Layanan Utama di UPA Bimbingan dan Konseling UNTAD
Untuk mendukung perjalanan akademik dan kesehatan emosional seluruh civitas akademika, UPA Bimbingan dan Konseling UNTAD menyediakan berbagai layanan unggulan:
1. Konseling Individu & Kesehatan Mental
Layanan tatap muka maupun daring yang bersifat pribadi dan rahasia bersama konselor profesional. Layanan ini membantu mahasiswa atau staf kampus mengatasi:
Stres akademik dan kecemasan menjelang skripsi/tugas akhir.
Permasalahan adaptasi sosial dan hubungan interpersonal.
Pengelolaan emosi dan kesehatan mental harian.
2. Bimbingan Karir & Kesiapan Kerja
Bagi mahasiswa tingkat akhir, unit ini menjadi jembatan menuju dunia profesional melalui:
Pemetaan potensi, minat, dan bakat karir.
Pelatihan penulisan CV, surat lamaran, dan portofolio profesional.
Simulasi wawancara kerja (mock interview) dan tips menghadapi seleksi kerja.
3. Konseling Kelompok & Workshop Pengembangan Diri
Sesi diskusi interaktif dalam kelompok kecil atau workshop tematik yang membahas isu-isu krusial kampus, seperti:
Manajemen waktu dan mitigasi burnout.
Komunikasi asertif dan kepemimpinan.
Mitigasi risiko konflik antara mahasiswa, dosen, dan tendik.
4. Mediasi & Pendampingan Kasus Kampus
Fasilitas netral untuk membantu menyelesaikan konflik di lingkungan akademis secara bijak, termasuk memberikan pendampingan psikologis dalam upaya pencegahan perundungan (bullying) serta kekerasan di lingkungan kampus.
Menghapus Stigma: Datang ke UPA BK Adalah Bentuk Keberanian
Hingga hari ini, UPA Bimbingan dan Konseling UNTAD terus berkomitmen menghapus stigma tua yang menyebutkan bahwa “hanya orang bermasalah yang datang ke BK”.
Sama halnya seperti seseorang yang mendatangi gym untuk melatih fisik, berkunjung ke UPA Bimbingan dan Konseling adalah bentuk kepedulian terhadap kesehatan mental dan persiapan masa depan. Baik untuk sekadar berkonsultasi arah karir, meredakan kepenatan kuliah, maupun mencari jalan keluar atas konflik, pintu UPA BK UNTAD selalu terbuka lebar.
Ingin Mengakses Layanan UPA BK UNTAD?
Jangan ragu untuk berkunjung langsung ke kantor UPA Bimbingan dan Konseling di area Kampus UNTAD Tondo, atau buat janji temu secara daring melalui laman resmi layanan kampus.
📍 Lokasi: Gedung UPA Bimbingan dan Konseling, Kampus UNTAD Tondo, Palu.
UPA BK UNTAD Gelar Workshop “Kampus Sehat Mental” untuk Wujudkan Ekosistem Akademik yang Inklusif dan Peduli
Unit Pelaksana Teknis (UPA) Bimbingan dan Konseling Universitas Tadulako (UNTAD) sukses menyelenggarakan kegiatan workshop bertajuk “Kampus Sehat Mental: Mewujudkan Ekosistem Akademik Peduli Kesejahteraan Psikologis”. Kegiatan ini digelar sebagai bentuk komitmen nyata UNTAD dalam membangun lingkungan kampus yang responsif, aman, serta mendukung kesejahteraan mental seluruh civitas akademika.
Kegiatan dibuka secara resmi dan dihadiri langsung oleh Kepala UPA Bimbingan dan Konseling UNTAD. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya sinergi antara kesadaran diri mahasiswa dan dukungan kampus. Kesehatan mental merupakan fondasi utama agar mahasiswa tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi yang tangguh secara emosional.
Menghadirkan Pakar Kesehatan Mental dan Psikologi
Untuk memberikan pemahaman menyeluruh dari sudut pandang medis maupun psikologis, workshop ini menghadirkan dua pakar di bidangnya:
Dr. Banu Kagdaga Kalingga Murda, Sp.KJ. Membawa perspektif medis psikiatri, beliau memaparkan pentingnya deteksi dini terhadap gangguan kesehatan mental di lingkungan mahasiswa, cara mengenali sinyal krisis psikologis, serta langkah penanganan medis yang tepat tanpa stigma.
Dellia Putri Reunita, S.Psi. Fokus pada pendekatan psikologis dan praktis, beliau membagikan strategi penguatan coping mechanism, pengelolaan stres akademik, serta pentingnya membangun peer support (dukungan sebaya) di lingkungan sekitar kampus.
Antusiasme Mahasiswa UNTAD
Workshop ini disambut antusias oleh puluhan mahasiswa UNTAD dari berbagai fakultas. Selain mendengarkan paparan materi, para peserta aktif terlibat dalam sesi diskusi interaktif, tanya jawab, dan simulasi penanganan awal dinamika psikologis yang sering dialami di dunia perkuliahan.
Melalui kegiatan ini, UPA BK UNTAD berharap dapat terus menggaungkan kesadaran akan pentingnya kesehatan mental, mengurangi stigma negatif, serta mewujudkan ekosistem akademik yang saling peduli dan mendukung satu sama lain.
UPA BK UPT Kampus Gelar Workshop “Kenali Diri, Rancang Masa Depan” untuk Mahasiswa BK Untad
Palu, [08 September 2026] — Unit Pelaksana Akademik Bimbingan dan Konseling (UPA BK) Universitas Tadulako (Untad) sukses menyelenggarakan kegiatan workshop bertajuk “Kenali Diri, Rancang Masa Depan: Optimalisasi Potensi Diri Melalui Layanan Konseling”.
Kegiatan yang berlangsung di [Conference Room Media Center] ini dihadiri langsung oleh Kepala UPA BK Untad, [Drs. Muhammad Marzuki, M.Si], dan diikuti secara antusias oleh mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling (BK) FKIP Untad.
Workshop ini menghadirkan dua narasumber berpengalaman di bidang konseling, yaitu Suhrah, S.Pd., M.Pd., Kons. dan Haerul, S.Pd., M.Pd. Kedua pemateri membedah pentingnya pemahaman terhadap potensi diri sejak dini serta bagaimana memanfaatkan layanan konseling sebagai instrumen strategis dalam merencanakan karier dan masa depan yang terarah.
Melalui materi yang interaktif, para peserta diajak untuk mengenali kekuatan personal, memetakan hambatan, dan menyusun langkah konkrit dalam mengoptimalkan kapasitas diri, baik selama perkuliahan maupun saat memasuki dunia kerja kelak.
Kepala UPA BK Untad menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen UPA BK dalam menyediakan sarana penguatan kapasitas mental, emosional, dan perencanaan masa depan bagi seluruh mahasiswa Untad, khususnya bagi calon konselor muda dari Prodi BK FKIP Untad.
Dengan terselenggaranya workshop ini, diharapkan para peserta tidak hanya mampu menerapkan ilmu konseling untuk diri sendiri, tetapi juga siap menjadi agen perubahan dalam memberikan layanan konseling yang profesional di masyarakat kelak.
UPA BK Untad Gelar Psikoedukasi Resiliensi Studi bagi Mahasiswa Angkatan 2020 dan 2021
Palu, UPA BK — Unit Pelaksana Akademik Bimbingan dan Konseling (UPA BK) Universitas Tadulako (Untad) menyelenggarakan kegiatan Psikoedukasi Resiliensi Studi bagi Mahasiswa Tingkat Akhir untuk angkatan 2020 dan 2021. Acara ini dihadiri langsung oleh Kepala UPA BK Untad dan diikuti oleh puluhan mahasiswa yang sedang menempuh tahapan akhir masa studi.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber Dr. Mardi Lestari, S.Pd., M.Pd., yang memberikan pemaparan serta penguatan mengenai pentingnya resiliensi akademik. Dalam narasinya, beliau menekankan bahwa ketahanan mental, pengelolaan stres, dan kemampuan bangkit dari hambatan akademik merupakan kunci penting bagi mahasiswa tingkat akhir agar dapat menyelesaikan studi dengan optimal.
Melalui kegiatan psikoedukasi ini, UPA BK Untad berharap mahasiswa angkatan 2020 dan 2021 makin siap dan tangguh dalam menghadapi tantangan penyusunan tugas akhir maupun skripsi.
Semarakkan Dies Natalis ke-45 UNTAD, UPA BK Turut Berpartisipasi Dilapangan Upacara
PALU – Unit Penunjang Akademik Bimbingan dan Konseling (UPA BK) Universitas Tadulako (UNTAD) turut mengambil bagian dalam kemeriahan perayaan Dies Natalis ke-45 UNTAD pada Minggu, 9 Agustus 2026.
Kehadiran UPA BK dalam rangkaian kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Upacara UNTAD ini merupakan bentuk komitmen unit dalam mendukung penguatan kesehatan mental serta pendampingan psikologis bagi seluruh civitas akademika di momen bersejarah kampus tercinta.
Rangkaian acara diawali dengan jalan santai (fun walk) dan expo yang dibuka langsung oleh Rektor Universitas Tadulako. Tim UPA BK hadir berpartisipasi aktif meramaikan acara, sekaligus menjadi sarana untuk semakin mendekatkan layanan konseling, asesmen, dan pendampingan mahasiswa kepada publik kampus.
Kepala UPA BK UNTAD menyampaikan bahwa momentum peringatan 45 tahun UNTAD ini menjadi ajang refleksi sekaligus penguatan peran UPA BK dalam mewujudkan lingkungan akademik yang sehat, ramah, dan mendukung tumbuh kembang potensi mahasiswa.
Partisipasi aktif UPA BK pada perayaan ini diharapkan dapat terus meningkatkan kesadaran seluruh warga kampus akan pentingnya kesejahteraan mental demi mewujudkan Universitas Tadulako yang semakin unggul dan berdaya saing.