Archive: 22 September 2026

Kegiatan Mitigasi Risiko Konflik Antara Mahasiswa, Dosen, dan Tenaga Kependidikan (Tendik).

UPA BK UNTAD Gelar Kegiatan Mitigasi Risiko Konflik Antara Mahasiswa, Dosen, dan Tendik

Palu, 22 September 2026 — Unit Penunjang Akademik Bimbingan dan Konseling Universitas Tadulako (UPA BK Untad) menggelar kegiatan bertajuk “Mitigasi Risiko Konflik Antara Mahasiswa, Dosen, dan Tenaga Kependidikan (Tendik)”. Acara ini berlangsung di Conference Room lantai 2 Media Center Universitas Tadulako, Selasa (22/9).

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala UPA BK Untad, Drs. Muhammad Marzuki, M.Si. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya membangun lingkungan kampus yang kondusif, harmonis, serta saling menghargai antarelemen civitas akademika demi terciptanya proses pembelajaran yang efektif dan minim potensi gesekan sosial.

“Pencegahan dan pemetaan potensi konflik merupakan langkah krusial dalam menciptakan iklim akademik yang sehat di lingkungan Universitas Tadulako,” tegas Drs. Muhammad Marzuki, M.Si.

Untuk membedah persoalan serta merumuskan langkah preventif yang konkret, forum ini menghadirkan dua narasumber:

  1. Dr. H. Hilal Malarangan, M.H.I.
  2. Drs. Muhammad Tasrif Siara

Kegiatan diikuti oleh puluhan peserta yang terdiri dari perwakilan dosen, tenaga kependidikan (tendik), dan mahasiswa. Kehadiran tiga elemen utama civitas akademika ini bertujuan untuk membangun ruang dialog terbuka, memperkuat komunikasi antarlini, serta menyamakan persepsi terkait penyelesaian masalah di lingkup kampus secara bijak dan proporsional.

Melalui kegiatan mitigasi ini, diharapkan seluruh komponen kampus dapat mendeteksi serta meredam potensi konflik sedini mungkin, sehingga suasana akademik Universitas Tadulako tetap kondusif, aman, dan berintegritas.

Dari Ruang Konseling Hingga Rumah Tumbuh: Menelusuri Seluk-Beluk UPA Bimbingan dan Konseling UNTAD

Kategori: Seluk beluk UPA BK

Penulis: Tim UPA BK

Bagi sebagian besar mahasiswa yang baru menginjakkan kaki di Kampus Bumi Tadulako, Tondo, sudut-sudut bangunan Universitas Tadulako (UNTAD) menyimpan cerita dan fasilitasnya masing-masing. Di antara deretan gedung perkuliahan yang sibuk dengan lalu lalang mahasiswa, ada satu tempat yang menyimpan kehangatan tersendiri: Unit Penunjang Akademik (UPA) Bimbingan dan Konseling UNTAD.

Namun, pernahkah kamu bertanya-tanya, bagaimana seluk-beluk berdirinya unit ini dan apa saja cerita di balik perannya bagi dinamika kampus?

Sebuah Ruang Aman yang Terus Bertumbuh

Perjalanan UPA Bimbingan dan Konseling di UNTAD tidak lahir begitu saja. Berawal dari kebutuhan mendasar akan wadah yang mampu menampung riak-riak permasalahan mahasiswa—mulai dari culture shock, adaptasi akademik, hingga dinamika personal—layanan ini dibentuk untuk memastikan bahwa tidak ada civitas akademika yang berjuang sendirian.

Seiring berjalannya waktu dan transformasi tata kelola perguruan tinggi, unit ini bertransformasi menjadi Unit Penunjang Akademik (UPA). Perubahan ini bukan sekadar pergantian nama, melainkan perluasan peran. UPA Bimbingan dan Konseling kini hadir tidak hanya sebagai tempat “penanganan masalah”, tetapi sebagai pusat pendampingan dan pengembangan diri yang holistik bagi mahasiswa, dosen, hingga tenaga kependidikan (tendik).

Ruangan yang dahulunya mungkin dipersepsikan secara kaku, kini disulap menjadi safe space (ruang aman) yang ramah, rahasia, dan terbuka bagi siapa saja yang membutuhkan teman diskusi.

Layanan Utama di UPA Bimbingan dan Konseling UNTAD

Untuk mendukung perjalanan akademik dan kesehatan emosional seluruh civitas akademika, UPA Bimbingan dan Konseling UNTAD menyediakan berbagai layanan unggulan:

1. Konseling Individu & Kesehatan Mental

Layanan tatap muka maupun daring yang bersifat pribadi dan rahasia bersama konselor profesional. Layanan ini membantu mahasiswa atau staf kampus mengatasi:

  • Stres akademik dan kecemasan menjelang skripsi/tugas akhir.
  • Permasalahan adaptasi sosial dan hubungan interpersonal.
  • Pengelolaan emosi dan kesehatan mental harian.

2. Bimbingan Karir & Kesiapan Kerja

Bagi mahasiswa tingkat akhir, unit ini menjadi jembatan menuju dunia profesional melalui:

  • Pemetaan potensi, minat, dan bakat karir.
  • Pelatihan penulisan CV, surat lamaran, dan portofolio profesional.
  • Simulasi wawancara kerja (mock interview) dan tips menghadapi seleksi kerja.

3. Konseling Kelompok & Workshop Pengembangan Diri

Sesi diskusi interaktif dalam kelompok kecil atau workshop tematik yang membahas isu-isu krusial kampus, seperti:

  • Manajemen waktu dan mitigasi burnout.
  • Komunikasi asertif dan kepemimpinan.
  • Mitigasi risiko konflik antara mahasiswa, dosen, dan tendik.

4. Mediasi & Pendampingan Kasus Kampus

Fasilitas netral untuk membantu menyelesaikan konflik di lingkungan akademis secara bijak, termasuk memberikan pendampingan psikologis dalam upaya pencegahan perundungan (bullying) serta kekerasan di lingkungan kampus.

Menghapus Stigma: Datang ke UPA BK Adalah Bentuk Keberanian

Hingga hari ini, UPA Bimbingan dan Konseling UNTAD terus berkomitmen menghapus stigma tua yang menyebutkan bahwa “hanya orang bermasalah yang datang ke BK”.

Sama halnya seperti seseorang yang mendatangi gym untuk melatih fisik, berkunjung ke UPA Bimbingan dan Konseling adalah bentuk kepedulian terhadap kesehatan mental dan persiapan masa depan. Baik untuk sekadar berkonsultasi arah karir, meredakan kepenatan kuliah, maupun mencari jalan keluar atas konflik, pintu UPA BK UNTAD selalu terbuka lebar.

Ingin Mengakses Layanan UPA BK UNTAD?

Jangan ragu untuk berkunjung langsung ke kantor UPA Bimbingan dan Konseling di area Kampus UNTAD Tondo, atau buat janji temu secara daring melalui laman resmi layanan kampus.

📍 Lokasi: Gedung UPA Bimbingan dan Konseling, Kampus UNTAD Tondo, Palu.

Workshop “Kampus Sehat Mental: Mewujudkan Ekosistem Akademik Peduli Kesejahteraan Psikologis”.

UPA BK UNTAD Gelar Workshop “Kampus Sehat Mental” untuk Wujudkan Ekosistem Akademik yang Inklusif dan Peduli

Unit Pelaksana Teknis (UPA) Bimbingan dan Konseling Universitas Tadulako (UNTAD) sukses menyelenggarakan kegiatan workshop bertajuk “Kampus Sehat Mental: Mewujudkan Ekosistem Akademik Peduli Kesejahteraan Psikologis”. Kegiatan ini digelar sebagai bentuk komitmen nyata UNTAD dalam membangun lingkungan kampus yang responsif, aman, serta mendukung kesejahteraan mental seluruh civitas akademika.

Kegiatan dibuka secara resmi dan dihadiri langsung oleh Kepala UPA Bimbingan dan Konseling UNTAD. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya sinergi antara kesadaran diri mahasiswa dan dukungan kampus. Kesehatan mental merupakan fondasi utama agar mahasiswa tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi yang tangguh secara emosional.

Menghadirkan Pakar Kesehatan Mental dan Psikologi

Untuk memberikan pemahaman menyeluruh dari sudut pandang medis maupun psikologis, workshop ini menghadirkan dua pakar di bidangnya:

  1. Dr. Banu Kagdaga Kalingga Murda, Sp.KJ. Membawa perspektif medis psikiatri, beliau memaparkan pentingnya deteksi dini terhadap gangguan kesehatan mental di lingkungan mahasiswa, cara mengenali sinyal krisis psikologis, serta langkah penanganan medis yang tepat tanpa stigma.
  2. Dellia Putri Reunita, S.Psi. Fokus pada pendekatan psikologis dan praktis, beliau membagikan strategi penguatan coping mechanism, pengelolaan stres akademik, serta pentingnya membangun peer support (dukungan sebaya) di lingkungan sekitar kampus.

Antusiasme Mahasiswa UNTAD

Workshop ini disambut antusias oleh puluhan mahasiswa UNTAD dari berbagai fakultas. Selain mendengarkan paparan materi, para peserta aktif terlibat dalam sesi diskusi interaktif, tanya jawab, dan simulasi penanganan awal dinamika psikologis yang sering dialami di dunia perkuliahan.

Melalui kegiatan ini, UPA BK UNTAD berharap dapat terus menggaungkan kesadaran akan pentingnya kesehatan mental, mengurangi stigma negatif, serta mewujudkan ekosistem akademik yang saling peduli dan mendukung satu sama lain.

Workshop “Kenali Diri, Rancang Masa Depan: Optimalisasi Potensi Diri Melalui Layanan Konseling”

UPA BK UPT Kampus Gelar Workshop “Kenali Diri, Rancang Masa Depan” untuk Mahasiswa BK Untad

Palu, [08 September 2026] — Unit Pelaksana Akademik Bimbingan dan Konseling (UPA BK) Universitas Tadulako (Untad) sukses menyelenggarakan kegiatan workshop bertajuk “Kenali Diri, Rancang Masa Depan: Optimalisasi Potensi Diri Melalui Layanan Konseling”.

Kegiatan yang berlangsung di [Conference Room Media Center] ini dihadiri langsung oleh Kepala UPA BK Untad, [Drs. Muhammad Marzuki, M.Si], dan diikuti secara antusias oleh mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling (BK) FKIP Untad.

Workshop ini menghadirkan dua narasumber berpengalaman di bidang konseling, yaitu Suhrah, S.Pd., M.Pd., Kons. dan Haerul, S.Pd., M.Pd. Kedua pemateri membedah pentingnya pemahaman terhadap potensi diri sejak dini serta bagaimana memanfaatkan layanan konseling sebagai instrumen strategis dalam merencanakan karier dan masa depan yang terarah.

Melalui materi yang interaktif, para peserta diajak untuk mengenali kekuatan personal, memetakan hambatan, dan menyusun langkah konkrit dalam mengoptimalkan kapasitas diri, baik selama perkuliahan maupun saat memasuki dunia kerja kelak.

Kepala UPA BK Untad menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen UPA BK dalam menyediakan sarana penguatan kapasitas mental, emosional, dan perencanaan masa depan bagi seluruh mahasiswa Untad, khususnya bagi calon konselor muda dari Prodi BK FKIP Untad.

Dengan terselenggaranya workshop ini, diharapkan para peserta tidak hanya mampu menerapkan ilmu konseling untuk diri sendiri, tetapi juga siap menjadi agen perubahan dalam memberikan layanan konseling yang profesional di masyarakat kelak.