All posts by admin

Dari Ruang Konseling Hingga Rumah Tumbuh: Menelusuri Seluk-Beluk UPA Bimbingan dan Konseling UNTAD

Kategori: Seluk beluk UPA BK

Penulis: Tim UPA BK

Bagi sebagian besar mahasiswa yang baru menginjakkan kaki di Kampus Bumi Tadulako, Tondo, sudut-sudut bangunan Universitas Tadulako (UNTAD) menyimpan cerita dan fasilitasnya masing-masing. Di antara deretan gedung perkuliahan yang sibuk dengan lalu lalang mahasiswa, ada satu tempat yang menyimpan kehangatan tersendiri: Unit Penunjang Akademik (UPA) Bimbingan dan Konseling UNTAD.

Namun, pernahkah kamu bertanya-tanya, bagaimana seluk-beluk berdirinya unit ini dan apa saja cerita di balik perannya bagi dinamika kampus?

Sebuah Ruang Aman yang Terus Bertumbuh

Perjalanan UPA Bimbingan dan Konseling di UNTAD tidak lahir begitu saja. Berawal dari kebutuhan mendasar akan wadah yang mampu menampung riak-riak permasalahan mahasiswa—mulai dari culture shock, adaptasi akademik, hingga dinamika personal—layanan ini dibentuk untuk memastikan bahwa tidak ada civitas akademika yang berjuang sendirian.

Seiring berjalannya waktu dan transformasi tata kelola perguruan tinggi, unit ini bertransformasi menjadi Unit Penunjang Akademik (UPA). Perubahan ini bukan sekadar pergantian nama, melainkan perluasan peran. UPA Bimbingan dan Konseling kini hadir tidak hanya sebagai tempat “penanganan masalah”, tetapi sebagai pusat pendampingan dan pengembangan diri yang holistik bagi mahasiswa, dosen, hingga tenaga kependidikan (tendik).

Ruangan yang dahulunya mungkin dipersepsikan secara kaku, kini disulap menjadi safe space (ruang aman) yang ramah, rahasia, dan terbuka bagi siapa saja yang membutuhkan teman diskusi.

Layanan Utama di UPA Bimbingan dan Konseling UNTAD

Untuk mendukung perjalanan akademik dan kesehatan emosional seluruh civitas akademika, UPA Bimbingan dan Konseling UNTAD menyediakan berbagai layanan unggulan:

1. Konseling Individu & Kesehatan Mental

Layanan tatap muka maupun daring yang bersifat pribadi dan rahasia bersama konselor profesional. Layanan ini membantu mahasiswa atau staf kampus mengatasi:

  • Stres akademik dan kecemasan menjelang skripsi/tugas akhir.
  • Permasalahan adaptasi sosial dan hubungan interpersonal.
  • Pengelolaan emosi dan kesehatan mental harian.

2. Bimbingan Karir & Kesiapan Kerja

Bagi mahasiswa tingkat akhir, unit ini menjadi jembatan menuju dunia profesional melalui:

  • Pemetaan potensi, minat, dan bakat karir.
  • Pelatihan penulisan CV, surat lamaran, dan portofolio profesional.
  • Simulasi wawancara kerja (mock interview) dan tips menghadapi seleksi kerja.

3. Konseling Kelompok & Workshop Pengembangan Diri

Sesi diskusi interaktif dalam kelompok kecil atau workshop tematik yang membahas isu-isu krusial kampus, seperti:

  • Manajemen waktu dan mitigasi burnout.
  • Komunikasi asertif dan kepemimpinan.
  • Mitigasi risiko konflik antara mahasiswa, dosen, dan tendik.

4. Mediasi & Pendampingan Kasus Kampus

Fasilitas netral untuk membantu menyelesaikan konflik di lingkungan akademis secara bijak, termasuk memberikan pendampingan psikologis dalam upaya pencegahan perundungan (bullying) serta kekerasan di lingkungan kampus.

Menghapus Stigma: Datang ke UPA BK Adalah Bentuk Keberanian

Hingga hari ini, UPA Bimbingan dan Konseling UNTAD terus berkomitmen menghapus stigma tua yang menyebutkan bahwa “hanya orang bermasalah yang datang ke BK”.

Sama halnya seperti seseorang yang mendatangi gym untuk melatih fisik, berkunjung ke UPA Bimbingan dan Konseling adalah bentuk kepedulian terhadap kesehatan mental dan persiapan masa depan. Baik untuk sekadar berkonsultasi arah karir, meredakan kepenatan kuliah, maupun mencari jalan keluar atas konflik, pintu UPA BK UNTAD selalu terbuka lebar.

Ingin Mengakses Layanan UPA BK UNTAD?

Jangan ragu untuk berkunjung langsung ke kantor UPA Bimbingan dan Konseling di area Kampus UNTAD Tondo, atau buat janji temu secara daring melalui laman resmi layanan kampus.

📍 Lokasi: Gedung UPA Bimbingan dan Konseling, Kampus UNTAD Tondo, Palu.

UPA-BK Untad Gelar Kuliah Tamu: Pencegahan dan Penanggulangan Intoleransi, Radikalisme, dan Terorisme

Unit Penunjang Akademik Bimbingan dan Konseling (UPA-BK) Universitas Tadulako melaksanakan kuliah tamu bertema “Pencegahan dan Penanggulangan Paham Intoleransi, Radikalisme, dan Terorisme di Dunia Pendidikan” pada Senin (02/12/2024). Bertempat di Gedung Pascasarjana lantai 3, acara ini dihadiri oleh Ketua Dewan Pertimbangan Universitas Tadulako, sejumlah civitas akademika, dan mahasiswa.

Ketua Panitia Pelaksana Dr. Muhammad Arif S.IP., M.Si, menjelaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan kesadaran civitas akademika terhadap ancaman radikalisme dan terorisme yang berpotensi merusak tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Kegiatan ini bertujuan memberikan wawasan kepada peserta tentang bahaya radikalisme di dunia pendidikan, memperkuat pemahaman akan pentingnya toleransi dan moderasi beragama, serta membekali mahasiswa dengan keterampilan untuk mencegah radikalisme di lingkungan kampus. Harapannya, tercipta lingkungan pendidikan yang aman, kondusif, dan toleran,” ujar Dr. Arif dalam sambutannya.

Drs. Muhammad Marzuki, M.Si, Kepala UPA BK UNTAD, menambahkan bahwa kuliah tamu ini merupakan respons atas hasil penelitian yang menunjukkan dampak serius paham radikalisme terhadap pelajar di Indonesia.

“Hasil riset menunjukkan bahwa paham radikalisme telah memengaruhi sebagian pelajar di Indonesia. Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun kesadaran kolektif untuk melawan pengaruh negatif tersebut,” jelasnya.

Acara tersebut turut mendapat apresiasi dari Rektor Universitas Tadulako yang diwakili oleh Prof. Ir. Zainudin Basri, Ph.D, Ketua Dewan Pertimbangan Universitas Tadulako. Ia menyampaikan penghormatan kepada narasumber utama, Prof. Dr. Irfan Idris, M.A, Direktur Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI, yang berbagi wawasan strategi pencegahan paham radikal terorisme di kalangan pemuda.

Kegiatan ini menandai komitmen Universitas Tadulako dalam menciptakan lingkungan akademik yang bebas dari paham intoleransi, radikalisme, dan terorisme. Dengan pelaksanaan kuliah tamu ini, civitas akademika diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam mempromosikan nilai-nilai toleransi dan moderasi.

UPA BK UNTAD Rayakan Dies Natalis Pertama, Tekankan Pentingnya Kesehatan Mental

Unit Penunjang Akademik Bimbingan dan Konseling (UPA BK) Universitas Tadulako merayakan Dies Natalis yang pertama dengan memilih tema yang sangat relevan, yakni “Ngopi Bareng UPA BK dan Menyongsong Hari Kesehatan Mental Sedunia”. Acara yang berlangsung pada tanggal (01/10/2024) di Halaman Laboratorium Terpadu UNTAD

Dalam sambutannya, Rektor UNTAD Prof. Dr. Ir. Amar ST., MT., IPU., ASEAN Eng., memberikan apresiasi yang tinggi atas inisiatif UPA BK dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Tema yang diangkat sangat relevan dengan kondisi saat ini. Kesehatan mental bukan hanya sekadar isu, melainkan kebutuhan mendasar bagi setiap individu, terutama di lingkungan akademik yang penuh tantangan,”tegasnya.

Lebih lanjut, Rektor menekankan bahwa UPA BK memiliki peran yang sangat strategis dalam menciptakan lingkungan kampus yang kondusif. “UPA BK tidak hanya berfungsi sebagai unit layanan khusus, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam menjaga kesejahteraan psikologis seluruh civitas akademika. Keberadaan unit ini diharapkan dapat menciptakan iklim akademik yang lebih sehat dan produktif,” tambahnya.

Diwaktu yang sama, Kepala UPA BK UNTAD Drs. Muhammad Marzuki, M.Si, dalam sambutannya menyampaikan bahwa minat mahasiswa terhadap layanan psikologi semakin meningkat. “Kami melihat adanya peningkatan permintaan akan layanan konseling. Untuk itu, kami berharap dapat menjalin kerjasama yang lebih erat dengan Himpunan Psikologi Indonesia (HIPSI) Sulawesi Tengah untuk memenuhi kebutuhan mahasiswa akan layanan psikologis yang lebih komprehensif,” ujarnya.

Acara Dies Natalis pertama UPA BK ini juga dimeriahkan dengan diskusi bersama Psikologi ROSDM Polda Sulteng. Dalam diskusi tersebut, para peserta diajak untuk lebih memahami pentingnya kesehatan mental serta peran bimbingan dan konseling dalam mendukung kesejahteraan psikologis.

Dengan diselenggarakannya acara ini, diharapkan UPA BK dapat semakin dikenal dan dipercaya oleh seluruh civitas akademika UNTAD. Ke depannya, UPA BK berkomitmen untuk terus mengembangkan program-program inovatif yang dapat memenuhi kebutuhan psikologis. (Sumber Berita Humas UNTAD)

Pembukaan Workshop Penyusunan/Revisi Peraturan Rektor Tentang Kode Etik dan Kode Perilaku

Dalam rangka merevisi Peraturan Rektor No. 01 Tahun 2019, Unit Penunjang Akademik Bimbingan dan Konseling (UPA BK) Untad pada Rabu (22/05/2024) pagi melaksanakan Workshop Pedoman Kode Etik dan Kode Perilaku bertempat di Aula Lab Terpadu Lt. I Untad.

Dalam laporannya, Dr. Muhammad Arif, S.IP.,M.Si selaku Ketua Panitia menuturkan bahwa UPA BK  mengundang 50 perwakilan asal Dosen, Tendik, dan perwakilan Mahasiswa untuk bersama merevisi Peraturan Rektor ini.

“ Kami berharap hari ini revisi dapat maksimal sehingga dapat menghasilkan draft yang siap di bahas di tingkat Senat,” ujarnya.

Dikesempatan yang sama, Drs. Muhammad Marzuki, M.Si selaku Kepala UPA BK Untad menyampaikan latar belakang dilaksanakannya Workshop kali ini.

“ Munculnya gagasan ini berdasarkan kebutuhan Untad yang perlu meng-update peraturan Rektor untuk menyesuaikan dengan renstra yang ada. Kemudian dalam peraturan ini ada beberapa poin yang belum sempat dimasukan dalam kode etik seperti Guru Besar yang masih di kategorikan sebagai Dosen, serta masih tidak mengatur kode etik dalam bimbingan dan pengguna area kampus. Sehingga momen ini dapat menjadi wadah yang efektif dalam merumuskan peraturan ini menjadi lebih baik,” jelasnya.

Pada kesempatan lainnya, Prof. Dr. Ir. Amar, ST.,MT.,IPU.,ASEAN Eng selaku Rektor menyampaikan apresiasinya kepada UPA BK Untad yang telah melaksanakan revisi peraturan pada hari ini.

“ Workshop ini merupakan langkah yang baik terkait memaksimalkan peraturan kode etik di Untad. Kita bisa melihat institusi-institusi yang unggul adalah mempertegas peraturan yang akan di terapkan bersama SOP yang jelas. Sehingga tata cara dan eksekusi peraturan ini semakin jelas agar dapat mempermudah untuk di implementasikan. Hal ini sangat penting sehingga saya mengapresiasi UPA BK yang melaksanakan workshop ini. Harapannya hasilnya dapat ditindaklanjuti hingga tingkat senat dan menghasilkan SOP segera,” paparnya. 

Sumber Berita Humas UNTAD

UPA BK Untad Sosialisasikan Layanan Unit Penunjang Akademik Bimbingan & Konseling di PSDKU Morowali

Digelar selama dua hari (22-23/02/2024), “Sosialisasi Layanan Unit Penunjang Akademik Bimbingan dan Konseling” digelar oleh Unit Penunjang Akademik Bimbingan & Konseling (UPA BK) Untad bertempat di Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Morowali.

Kegiatan yang dihadiri oleh Para Dosen, Tenaga Pendidik dan Mahasiswa di PSDKU Morowali tersebut bertujuan untuk mengetahui adanya keberadaan UPA BK sebagai salah satu Unit Penunjang Akademik di Universitas Tadulako yang tidak hanya melayani civitas akademika di kampus utama saja melainkan turut melayani seluruh civitas akademika Universitas Tadulako termasuk PSDKU Morowali salah satunya.

Selain itu, dalam kegiatan sosialisasi tersebut, diharapkan civitas akademika dapat memanfaatkan keberadaan UPA BK sesuai dengan bidang-bidang layanan yang dimiliki seperti bidang Layanan asessmen dan konsultasi psikologi, layanan pencegahan dan penyalahgunaan NAPZA, Layanan Penguatan Karakter Kebangsaan dan Pencegahan Isu Intoleran, Radikalisme dan lain sebagainya.

sumber berita Humas UNTAD

Pelatihan Konselor Sebaya untuk Mahasiswa Angkatan I

Pada Kamis, (30/05/2024) Unit Penunjang Akademik Bimbingan dan Konseling (UPA BK) Universitas Tadulako (Untad) telah menyelenggarakan Pelatihan Konselor Sebaya bagi mahasiswa angkatan pertama. Acara tersebut berlangsung di Aula Laboratorium Terpadu Untad dengan dihadiri oleh Warek Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, beberapa Civitas Akademika, Tim UPA BK Untad, serta mahasiswa.

Pelatihan Konselor Sebaya ini bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan untuk menjadi konselor sebaya yang efektif.

Drs. Muhammad Marzuki, M.Si, selaku Kepala UPA BK Untad, menyampaikan bahwa pelatihan konselor sebaya ini merupakan salah satu langkah strategis untuk meningkatkan kualitas layanan bimbingan dan konseling di Universitas Tadulako.

“Kita menyadari bahwa mahasiswa seringkali merasa lebih nyaman dan mudah untuk berbicara dan berbagi cerita dengan teman sebayanya, sehingga kita mengadakan pelatihan khusus seperti ini,” ujarnya.

Lebih lanjut, Drs. Muhammad Marzuki, M.Si menambahkan bahwa pelatihan ini juga merupakan bagian dari upaya UPA BK Untad dalam mendukung program-program peningkatan kualitas pendidikan dan kesejahteraan mahasiswa.

Pada kesempatan yang sama, Dr. Ir. Sagaf Djalalembah, M.P selaku Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni juga menyampaikan harapannya agar pelaksanaan kegiatan ini dapat berjalan sesuai dengan cita-cita yang diinginkan. Beliau berharap program ini mampu menciptakan lingkungan kampus yang lebih suportif dan membantu mahasiswa dalam mengembangkan potensi mereka secara maksimal.

“Saya berharap kampus Universitas Tadulako ini tertata, tertib dan beretika dalam satu karakter yang menjadi komitmen sesuai dengan slogan kampus ini yaitu Tadulako yang artinya sebagai pemimpin,”pungkasnya.

Pelatihan tersebut menghadirkan Narasumber Hendrijete N. Nuda, S.Psi., M.M., Psikolog selaku Ketua HIMPSI Sulawesi Tengah.

Percepatan Studi Mahasiswa Tingkat Akhir Angkatan 2017 dan Pendampingan Mahasiswa Angkatan 2018 Universitas Tadulako

Unit penunjang Akademik dan bimbingan Konselin (UPA BK) Untad Melakasanakan pendampingan percepatan studi bagi mahasiswa Tingkat akhir angkata 2017 dan pendampingan mahasiswa Angkatan 2018. jumat (07/06/2024) bertempat di Aula Fakultas Ilmu sosial dan Imu Politik Untad.

Dalam sambutannya,Drs. Muhammad Marzuki, M.Si, selaku Kepala UPA BK Untad menuturkan latar belakang dilaksanakannya kegiatan pada siang ini.
 
” Kegiatan ini untuk memberikan bimbingan dan pendampingan terkait masalah yang dihadapi mahasiswa salah satunya terkait penyelesaian studi. Sehingga kami turut mengundang mahasiswa angkatan 2017 & 2018 agar dapat bersama-sama untuk mendiskusikan hal ini dan tindakan lebih lanjut,” ujarnya.

Kegiatan tersebut di buka oleh wakil Rektor Bidang Akademik Dr.Eng. Ir. Andi Rusdin, S.T., M.T., M.Sc sekaligus menyampaikan bahwa untad mengikuti aturan pusat terkait penyelesaian studi bagi mahasiswa angkata 2017 dan 2018 sesuan standar Pendidikan Tinggi Permen No 53 Tahun 2023.untuk angkatan 2017 .batas waktu penyelesaian studi  paling lambat 30 juni tahun ini dikarenakan semua data mahasiswa dikirim ke PDDdikti untuk mendapatakn Penomoran Ijazah Nasional (PIN).bagi mahasiswa angkatan 2018 masih mempunyai kesempatan satu tahun untuk digunakan menyelesaikan studinya karena pihak kampus tidak memberikan keringanan sesuai aturan dari pusat.

Dr. Mardi Lestari, S.Pd. ,M.Si seebagai Ketua Panitia pelaksana, dalam laporannya bahwa dari semua fakutas yang mengisi link hanya 534 mahasiswa dan ada tiga progres permasalah yaitu, masalah pribadi, masalah akademik dan masalahan UKT.