Category: Berita

Talkshow

Peringati Hari Penghapusan Diskriminasi Rasial Internasional, UPA BK Untad Gelar Talkshow “Kita Bersaudara”

Unit Penunjang Akademik Bimbingan dan Konseling Universitas Tadulako (UPA BK Untad) sukses menyelenggarakan kegiatan Talkshow bertajuk “Kita Bersaudara” pada Senin, 13 April 2026. Acara yang berlangsung di Conference Room Gedung Media Center Lantai 2 Untad ini digelar dalam rangka memperingati Hari Penghapusan Diskriminasi Rasial Internasional yang jatuh setiap tanggal 21 Maret.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala UPA BK Untad. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya membangun lingkungan kampus yang inklusif, toleran, dan bebas dari segala bentuk bias maupun diskriminasi rasial demi menciptakan iklim akademik yang harmonis.

Talkshow ini menghadirkan Guru Besar Universitas Alkhairat Palu sekaligus tokoh kebangsaan, Prof. Dr. KH. Zainal Abidin, M.Ag., sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, Prof. Zainal Abidin mengulas mendalam pentingnya merawat persaudaraan di tengah keberagaman suku, agama, dan ras. Beliau mengingatkan bahwa perbedaan bukanlah pemisah, melainkan kekayaan yang harus dijaga bersama seluruh civitas akademika.

Acara ini dihadiri oleh puluhan peserta yang terdiri atas dosen, tenaga kependidikan (tendik), serta mahasiswa Universitas Tadulako. Para peserta tampak antusias mengikuti jalannya diskusi dan sesi tanya jawab interaktif hingga akhir acara.

Melalui pelaksanaan Talkshow “Kita Bersaudara” ini, UPA BK Untad berharap dapat terus memperkuat komitmen seluruh civitas akademika Untad dalam menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, kesetaraan, dan toleransi di lingkungan kampus maupun masyarakat luas.

Pelatihan Pendidikan Damai

UPA BK Untad Gelar Pelatihan Pendidikan Damai: Upaya Strategis Membangun Kesadaran Multikultur Mahasiswa

Palu, 20 Oktober 2025 – Unit Penunjang Akademik Bimbingan dan Konseling (UPA BK) Universitas Tadulako (Untad) sukses menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Pendidikan Damai bertempat di Conference Room Media Center Untad.

Pelatihan yang mengusung tema “Pendidikan Damai sebagai Upaya Strategis Membangun Kesadaran Multikultur di Kalangan Mahasiswa UNTAD” ini diikuti secara antusias oleh perwakilan mahasiswa dari berbagai fakultas di lingkungan Universitas Tadulako.

Kegiatan ini diinisiasi sebagai langkah nyata perguruan tinggi dalam merawat toleransi, memperkuat semangat kebangsaan, dan membekali mahasiswa dengan pemahaman mendalam mengenai pentingnya keberagaman di lingkungan kampus maupun masyarakat luas.

Dalam sambutannya, pihak pengelola UPA BK Untad menegaskan bahwa mahasiswa sebagai agent of change memiliki peran vital dalam menciptakan iklim kampus yang inklusif, kondusif, dan bebas dari konflik sosial. Melalui pelatihan ini, para peserta dibekali materi interaktif mengenai keterampilan komunikasi nirkekerasan (non-violent communication), resolusi konflik, serta penanaman nilai-nilai toleransi lintas budaya.

Melalui penyelenggaraan Pelatihan Pendidikan Damai ini, UPA BK Untad berharap nilai-nilai multikulturalisme dan budaya damai dapat tertanam kuat dalam keseharian mahasiswa, sehingga menciptakan ekosistem akademik yang harmonis dan saling menghargai.

Konselor Sebaya

UPA BK UNTAD Gelar Pelatihan Konselor Sebaya untuk Perkuat Peer Supporting System Mahasiswa

Palu — Unit Penunjang Akademik Bimbingan dan Konseling (UPA BK) Universitas Tadulako sukses menggelar Pelatihan Konselor Sebaya bagi mahasiswa UNTAD pada Jumat, 17 Oktober 2025. Kegiatan ini berlangsung di Conference Room Media Center UNTAD dan diikuti oleh puluhan mahasiswa perwakilan dari berbagai fakultas.

Pelatihan ini dirancang untuk membekali peserta dengan keterampilan dasar konseling, komunikasi empatik, serta kepekaan sosial terhadap isu kesadaran kesehatan mental di lingkungan kampus. Melalui program ini, para peserta diharapkan dapat menjadi garda terdepan (peer supporter) yang siap mendengarkan, mendampingi, dan memberikan dukungan awal bagi sesama mahasiswa yang membutuhkan tempat berbagi.

Kepala UPA BK UNTAD menyampaikan bahwa pembentukan konselor sebaya merupakan langkah strategis kampus dalam menciptakan ekosistem akademik yang sehat, aman, dan inklusif. Pendekatan antarteman (peer-to-peer) dinilai efektif karena mahasiswa cenderung lebih nyaman menceritakan kendala akademik maupun personal kepada sesama rekan sejawat.

Selama kegiatan, peserta mendapatkan materi interaktif, analisis studi kasus, hingga simulasi konseling langsung dari tim konselor profesional UPA BK UNTAD.

Dengan terlaksananya pelatihan ini, UPA BK UNTAD berkomitmen untuk terus mendampingi dan memfasilitasi peran konselor sebaya agar dapat memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan mental seluruh civitas akademika Universitas Tadulako.

HASIL KARYA LOMBA BROSUR & VIDEO UPA BK UNTAD 2025

Salam Sehat Mental, Rekan-Rekan Mahasiswa! 🌟

Setelah melalui proses penilaian yang ketat dan penuh kehangatan karya dari para peserta, UPA BK UNTAD resmi mengumumkan para pemenang Lomba Brosur & Video yang diselenggarakan pada Senin, 29 September 2025 dengan tema “Membangun Kesehatan Mental untuk Masa Depan Lebih Baik”.

Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh peserta yang telah menyalurkan kreativitas, kepedulian, dan pesan-pesan positif tentang pentingnya menjaga kesehatan mental demi masa depan yang lebih cerah. Setiap karya yang masuk sangat luar biasa dan memberikan dampak positif bagi kita semua.

UPA-BK Untad Gelar Kuliah Tamu: Pencegahan dan Penanggulangan Intoleransi, Radikalisme, dan Terorisme

Unit Penunjang Akademik Bimbingan dan Konseling (UPA-BK) Universitas Tadulako melaksanakan kuliah tamu bertema “Pencegahan dan Penanggulangan Paham Intoleransi, Radikalisme, dan Terorisme di Dunia Pendidikan” pada Senin (02/12/2024). Bertempat di Gedung Pascasarjana lantai 3, acara ini dihadiri oleh Ketua Dewan Pertimbangan Universitas Tadulako, sejumlah civitas akademika, dan mahasiswa.

Ketua Panitia Pelaksana Dr. Muhammad Arif S.IP., M.Si, menjelaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan kesadaran civitas akademika terhadap ancaman radikalisme dan terorisme yang berpotensi merusak tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Kegiatan ini bertujuan memberikan wawasan kepada peserta tentang bahaya radikalisme di dunia pendidikan, memperkuat pemahaman akan pentingnya toleransi dan moderasi beragama, serta membekali mahasiswa dengan keterampilan untuk mencegah radikalisme di lingkungan kampus. Harapannya, tercipta lingkungan pendidikan yang aman, kondusif, dan toleran,” ujar Dr. Arif dalam sambutannya.

Drs. Muhammad Marzuki, M.Si, Kepala UPA BK UNTAD, menambahkan bahwa kuliah tamu ini merupakan respons atas hasil penelitian yang menunjukkan dampak serius paham radikalisme terhadap pelajar di Indonesia.

“Hasil riset menunjukkan bahwa paham radikalisme telah memengaruhi sebagian pelajar di Indonesia. Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun kesadaran kolektif untuk melawan pengaruh negatif tersebut,” jelasnya.

Acara tersebut turut mendapat apresiasi dari Rektor Universitas Tadulako yang diwakili oleh Prof. Ir. Zainudin Basri, Ph.D, Ketua Dewan Pertimbangan Universitas Tadulako. Ia menyampaikan penghormatan kepada narasumber utama, Prof. Dr. Irfan Idris, M.A, Direktur Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI, yang berbagi wawasan strategi pencegahan paham radikal terorisme di kalangan pemuda.

Kegiatan ini menandai komitmen Universitas Tadulako dalam menciptakan lingkungan akademik yang bebas dari paham intoleransi, radikalisme, dan terorisme. Dengan pelaksanaan kuliah tamu ini, civitas akademika diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam mempromosikan nilai-nilai toleransi dan moderasi.

Pembukaan Workshop Penyusunan/Revisi Peraturan Rektor Tentang Kode Etik dan Kode Perilaku

Dalam rangka merevisi Peraturan Rektor No. 01 Tahun 2019, Unit Penunjang Akademik Bimbingan dan Konseling (UPA BK) Untad pada Rabu (22/05/2024) pagi melaksanakan Workshop Pedoman Kode Etik dan Kode Perilaku bertempat di Aula Lab Terpadu Lt. I Untad.

Dalam laporannya, Dr. Muhammad Arif, S.IP.,M.Si selaku Ketua Panitia menuturkan bahwa UPA BK  mengundang 50 perwakilan asal Dosen, Tendik, dan perwakilan Mahasiswa untuk bersama merevisi Peraturan Rektor ini.

“ Kami berharap hari ini revisi dapat maksimal sehingga dapat menghasilkan draft yang siap di bahas di tingkat Senat,” ujarnya.

Dikesempatan yang sama, Drs. Muhammad Marzuki, M.Si selaku Kepala UPA BK Untad menyampaikan latar belakang dilaksanakannya Workshop kali ini.

“ Munculnya gagasan ini berdasarkan kebutuhan Untad yang perlu meng-update peraturan Rektor untuk menyesuaikan dengan renstra yang ada. Kemudian dalam peraturan ini ada beberapa poin yang belum sempat dimasukan dalam kode etik seperti Guru Besar yang masih di kategorikan sebagai Dosen, serta masih tidak mengatur kode etik dalam bimbingan dan pengguna area kampus. Sehingga momen ini dapat menjadi wadah yang efektif dalam merumuskan peraturan ini menjadi lebih baik,” jelasnya.

Pada kesempatan lainnya, Prof. Dr. Ir. Amar, ST.,MT.,IPU.,ASEAN Eng selaku Rektor menyampaikan apresiasinya kepada UPA BK Untad yang telah melaksanakan revisi peraturan pada hari ini.

“ Workshop ini merupakan langkah yang baik terkait memaksimalkan peraturan kode etik di Untad. Kita bisa melihat institusi-institusi yang unggul adalah mempertegas peraturan yang akan di terapkan bersama SOP yang jelas. Sehingga tata cara dan eksekusi peraturan ini semakin jelas agar dapat mempermudah untuk di implementasikan. Hal ini sangat penting sehingga saya mengapresiasi UPA BK yang melaksanakan workshop ini. Harapannya hasilnya dapat ditindaklanjuti hingga tingkat senat dan menghasilkan SOP segera,” paparnya. 

Sumber Berita Humas UNTAD

UPA BK Untad Sosialisasikan Layanan Unit Penunjang Akademik Bimbingan & Konseling di PSDKU Morowali

Digelar selama dua hari (22-23/02/2024), “Sosialisasi Layanan Unit Penunjang Akademik Bimbingan dan Konseling” digelar oleh Unit Penunjang Akademik Bimbingan & Konseling (UPA BK) Untad bertempat di Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Morowali.

Kegiatan yang dihadiri oleh Para Dosen, Tenaga Pendidik dan Mahasiswa di PSDKU Morowali tersebut bertujuan untuk mengetahui adanya keberadaan UPA BK sebagai salah satu Unit Penunjang Akademik di Universitas Tadulako yang tidak hanya melayani civitas akademika di kampus utama saja melainkan turut melayani seluruh civitas akademika Universitas Tadulako termasuk PSDKU Morowali salah satunya.

Selain itu, dalam kegiatan sosialisasi tersebut, diharapkan civitas akademika dapat memanfaatkan keberadaan UPA BK sesuai dengan bidang-bidang layanan yang dimiliki seperti bidang Layanan asessmen dan konsultasi psikologi, layanan pencegahan dan penyalahgunaan NAPZA, Layanan Penguatan Karakter Kebangsaan dan Pencegahan Isu Intoleran, Radikalisme dan lain sebagainya.

sumber berita Humas UNTAD

Pelatihan Konselor Sebaya untuk Mahasiswa Angkatan I

Pada Kamis, (30/05/2024) Unit Penunjang Akademik Bimbingan dan Konseling (UPA BK) Universitas Tadulako (Untad) telah menyelenggarakan Pelatihan Konselor Sebaya bagi mahasiswa angkatan pertama. Acara tersebut berlangsung di Aula Laboratorium Terpadu Untad dengan dihadiri oleh Warek Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, beberapa Civitas Akademika, Tim UPA BK Untad, serta mahasiswa.

Pelatihan Konselor Sebaya ini bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan untuk menjadi konselor sebaya yang efektif.

Drs. Muhammad Marzuki, M.Si, selaku Kepala UPA BK Untad, menyampaikan bahwa pelatihan konselor sebaya ini merupakan salah satu langkah strategis untuk meningkatkan kualitas layanan bimbingan dan konseling di Universitas Tadulako.

“Kita menyadari bahwa mahasiswa seringkali merasa lebih nyaman dan mudah untuk berbicara dan berbagi cerita dengan teman sebayanya, sehingga kita mengadakan pelatihan khusus seperti ini,” ujarnya.

Lebih lanjut, Drs. Muhammad Marzuki, M.Si menambahkan bahwa pelatihan ini juga merupakan bagian dari upaya UPA BK Untad dalam mendukung program-program peningkatan kualitas pendidikan dan kesejahteraan mahasiswa.

Pada kesempatan yang sama, Dr. Ir. Sagaf Djalalembah, M.P selaku Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni juga menyampaikan harapannya agar pelaksanaan kegiatan ini dapat berjalan sesuai dengan cita-cita yang diinginkan. Beliau berharap program ini mampu menciptakan lingkungan kampus yang lebih suportif dan membantu mahasiswa dalam mengembangkan potensi mereka secara maksimal.

“Saya berharap kampus Universitas Tadulako ini tertata, tertib dan beretika dalam satu karakter yang menjadi komitmen sesuai dengan slogan kampus ini yaitu Tadulako yang artinya sebagai pemimpin,”pungkasnya.

Pelatihan tersebut menghadirkan Narasumber Hendrijete N. Nuda, S.Psi., M.M., Psikolog selaku Ketua HIMPSI Sulawesi Tengah.

Percepatan Studi Mahasiswa Tingkat Akhir Angkatan 2017 dan Pendampingan Mahasiswa Angkatan 2018 Universitas Tadulako

Unit penunjang Akademik dan bimbingan Konselin (UPA BK) Untad Melakasanakan pendampingan percepatan studi bagi mahasiswa Tingkat akhir angkata 2017 dan pendampingan mahasiswa Angkatan 2018. jumat (07/06/2024) bertempat di Aula Fakultas Ilmu sosial dan Imu Politik Untad.

Dalam sambutannya,Drs. Muhammad Marzuki, M.Si, selaku Kepala UPA BK Untad menuturkan latar belakang dilaksanakannya kegiatan pada siang ini.
 
” Kegiatan ini untuk memberikan bimbingan dan pendampingan terkait masalah yang dihadapi mahasiswa salah satunya terkait penyelesaian studi. Sehingga kami turut mengundang mahasiswa angkatan 2017 & 2018 agar dapat bersama-sama untuk mendiskusikan hal ini dan tindakan lebih lanjut,” ujarnya.

Kegiatan tersebut di buka oleh wakil Rektor Bidang Akademik Dr.Eng. Ir. Andi Rusdin, S.T., M.T., M.Sc sekaligus menyampaikan bahwa untad mengikuti aturan pusat terkait penyelesaian studi bagi mahasiswa angkata 2017 dan 2018 sesuan standar Pendidikan Tinggi Permen No 53 Tahun 2023.untuk angkatan 2017 .batas waktu penyelesaian studi  paling lambat 30 juni tahun ini dikarenakan semua data mahasiswa dikirim ke PDDdikti untuk mendapatakn Penomoran Ijazah Nasional (PIN).bagi mahasiswa angkatan 2018 masih mempunyai kesempatan satu tahun untuk digunakan menyelesaikan studinya karena pihak kampus tidak memberikan keringanan sesuai aturan dari pusat.

Dr. Mardi Lestari, S.Pd. ,M.Si seebagai Ketua Panitia pelaksana, dalam laporannya bahwa dari semua fakutas yang mengisi link hanya 534 mahasiswa dan ada tiga progres permasalah yaitu, masalah pribadi, masalah akademik dan masalahan UKT.